Tulang Bawang – Satuan Samapta Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Preventif pada Operasi Ketupat Krakatau 2025 melaksanakan patroli dialogis ke beberapa lokasi berbeda yang ada di wilayah hukumnya.
Kegiatan patroli dialogis yan dilakukan oleh Satgas Preventif Operasi Ketupat Krakatau 2025 ini berlangsung hari Jum’at (04/04/2025), pukul 09.00 WIB s/d pukul 14.00 WIB, di 6 (enam) lokasi berbeda yang ada di wilayah Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang.
“Hari ini atau H+4 Lebaran tahun 2025, personel kami yang tergabung dalam Satgas Preventif Operasi Ketupat Krakatau 2o25 melaksanakan patroli dialogis ke 6 (enam) lokasi berbeda yang ada di wilayah Kecamatan Menggala,” ucap Kasat Samapta, Iptu Agus Heri Thama Linto, M.Si, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Yuliansyah, SIK, MH.
Lanjutnya, 6 (enam) lokasi yang menjadi sasaran patroli dialogis yang dilakukan oleh personel Satuan Samapta tersebut yakni pertama, Jalan Kampung Astra Ksetra, kedua, Jalan Lingkungan Bugis, Kelurahan Menggala Kota, ketiga, Jalan Raya Gunung Sakti, keempat, Jalan Cemara Rumah Dinas Bupati, kelima, Jalan Senayan, dan keenam, Komplek Pemda Tulang Bawang.
“Patroli dialogis yang dilakukan oleh personel kami yang berseragam dinas ini sebagai bentuk kehadiran petugas di tengah kesibukan masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyama terutama di H+4 Lebaran tahun 2025, sehingga masyarakat yang masih menikmati suasana lebaran merasa terlindungi dan terayomi,” papar perwira dengan balok kuning dua dipundaknya.
Kasat Samapta menerangkan, kehadiran personel kami yang tergabung dalam Satgas Preventif Operasi Ketupat Krakatau 2025 ini memiliki beberapa tugas diantaranya untuk mengatisipasi serta mencegah terjadinya tindak pidana curas, curat dan curanmor (C3), mengatur lalu lintas di jalan rawan kemacetan dan penumpukan kendaraan, serta memberikan imbauan kepada pemudik pada arus balik agar selalu waspada dengan barang bawaannya masing-masing.
“Semua kegiatan yang dilakukan oleh petugas kami yang berseragam dinas ini adalah sebagai bentuk pencegahan agar semua potensi gangguan (PG) yang ada, bisa dihilangkan sehingga tidak berkembang menjadi ambang gangguan (AG) dan gangguan nyata (GN),” terangnya.
Iptu Linto menambahkan, dengan rutinnya petugas kami melakukan patroli dialogis, diharapkan bisa mencegah dan mengurungkan niat para pelaku tindak pidana untuk melakukan aksinya, sehingga kamtibmas yang aman dan kondusif benar-benar dapat terwujud di wilayah Kabupaten yang berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur. (Red)